HUT Basel, Momentum Perkenalkan Penganan Tradisional

Toboali - Perayaan Hari Jadi Kabupaten Bangka Selatan (Basel) yang ke-14 berakhir di Kecamatan Toboali pada Sabtu (11/3/2017) di Lapangan Bola Merdeka, Toboali. Perayaan yang sama sebelumnya telah dilaksanakan di tujuh kecamatan se-Basel agar dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Sejak pagi, telah dilaksanakan senam bersama dilanjutkan pemungutan sampah. Pelayanan kesehatan, KB dan pengobatan gratis juga diperuntukkan kepada masyarakat yang hadir. Mermoeka juga berkesempatan menikmati penampilan pencak silat tradisional.

Acara yang dibuka Sekda Bangka Selatan, Suwandi, Aks ini diawali dengan menyaksikan penampilan atraksi singa depok dari desa rias kemudian display music marching band Gita Selatan dan dilanjutkan dengan Dambus Kenangan Masa Tanjung Ketapang. Terlihat, di depan panggung terdapat replika tugu nanas, nanas yang ada di Bangka Selatan terutama yang dihasilkan oleh desa bikang ini memang sudah sangat dikenal rasanya di setiap pelosok Bumi Serumpun Sebalai bahkan hingga luar daerah.

Camat Toboali, Jusvinar, mengucapkan terimakasih kepada tamu undangan yang bersedia hadir walaupun sempat diguyur hujan.Dalam kesempatan ini, banyak kesenian daerah yang dipertunjukkan berikut kuliner khas yang dimiliki Bangka Selatan.

"Semoga di event yang akan datang kita berusaha akan menampilkan hal-hal yang sudah jarang ditemui masyarakat kita, seperti halnya kuliner khas Bangka Selatan. Kali ini, kami menampilkan kuliner dari setiap desa, ada makanan yang sudah jarang dijual pedagang, dan mungkin masih bisa ditemui namun dalam momen-momen tertentu saja, seperti lemang, biasanya banyak dijadikan makanan untuk berbuka puasa," ungkap Jusvinar.

Sementara, Bupati Bangka Selatan, Justiar Noer melalui Sekda, Suwandi, Aks menyebutkan, banyak kawasan wisata yang ada di kecamatan Toboali yang bisa dikembangkan, seperti Pantai Batu Ampar, Batu Kapur, Batu Perahu, Laut Nek Aji, Laut Buyung dan Batu Belimbing, serta Benteng.

Ia juga menyampaikan pesan dari Kolaborator Adipura, Ekawati Justiar, masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan dengan cara memilah sampah dan tidak membakarnya serta membuat biopori untuk mengembalikan kesuburan tanah. "Melalui ibu-ibu PKK Desa dan Kelurahan, Mari kita budayakan bertanam cabai di pekarangan rumah. Mari kita kembangan industri-industri kecil yang dapat menopang ekonomi keluarga dan akhirnya kesejahteraan masyarakat pun meningkat," imbuhnya.

Usai memberikan sambutannya, Sekda Bangka Selatan beserta rombongan meninjau stand kuliner khas Bangka Selatan. Beberapa makanan khas diantaranya Kumbu-Kumbu Serdang, Jungkong, Talam Ubi serta Tapai Ketan Hitam, dan penganan tradisional lainnya yang disuguhkan masing-masing desa dan kelurahan. (*ero)

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Edo Lebiro
Fotografer: 
Edi Saputra
Editor: 
Edo Lebiro
Bidang Informasi: 
Kominfo